🐱 Dialog Tentang Bencana Alam Tsunami
Dialog Perkuat Mitigasi Gempa dan Tsunami #1 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai, kemampuan mitigasi di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah masih tergolong minim. Watch Now
Bencana alam seperti gempa bumi, tsunami atau letusan gunung berapi dapat mengakibatkan terganggunya transportasi, infrastruktur, sanitasi, dan ketersediaan pelayanan kesehatan," tambahnya. Kedubes AS menulis jika warganya tetap memutuskan untuk bepergian ke Indonesia maka terlebih dahulu melihat halaman web Kedutaan Besar A.S. tentang COVID-19.
ParagrafNarasi Tentang bencana Alam. 23. Tsunami. Pada tahun 2004 terjadi gempa bumi yang mengguncang samudra Hindia. Gempa tersebut terjadi pada tanggal 26 Desember dini hari. Gelombang tsunami tersebut menelan 320.000 korban jiwa. 25. Buku Laskar Pelangi. Laskar pelangi menceritakan tentang perjuangan 9 anak-anak Belitung. Dimulai dengan
yangmembahas tentang alam sekitar maupun lingkungan diantaranya yaitu novel Partikel (2012 upaya untuk mencegah bencana alam dan untuk kehidupan generasi masa seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, meteor yang jatuh, dan sebagainya. Oleh karena itu, masalah lingkungan yang disebabkan oleh alam, maka alam sendiri yang akan
VonKleist memandang bencana alam dengan penuh rasa syukur dan optimistik. Baginya yang terpenting adalah tetap hidup dan bernafas adalah anugerah yang sesungguhnya. Jauh sebelum era naskah, cerita-cerita lisan dalam berbagai genre di berbagai belahan dunia sudah bercerita tentang manusia di tengah-tengah bencana.
March10th, 2015. Some places in Jakarta still flooded to Monday (9/3). National Disaster Management Agency (BNPB) declared flood in Jakarta swallow 10 deaths until Monday (9/3) afternoon. In a statement, BNPB, 10 victims who died due to various causes; 2 people due to electric shock, 4 persons because of age and illness, 2 children, 1 drifted
ContohTeks Berita Tentang Bencana Tsunami. Hingga Minggu pagi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis jumlah korban tsunami Selat Sunda mencapai 43 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan 2 orang hilang. Bahkan, jumlah korban hilang kini telah berkembang menjadi lebih dari 200 orang.
ContohTeks Eksplanasi tentang Tsunami Bencana Alam Tsunami tsu pelabuhan nami gelombang secara harafiah berarti ombak besar di pelabuhan adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. 13+ Dialog Saran Dalam Bahasa Inggris Apr 26 . 9 min read. 15+ Contoh Kesimpulan Laporan Rekam
Sikapsebagian Muslim di Palu dan sekitarnya yang mengaitkan gempa dengan 'hukuman Tuhan' harus diimbangi dengan pemahaman bahwa beragama itu memerlukan ilmu pengetahuan, kata pemikir keislaman.
. Siapa yang tidak pernah mendengar kata Tsunami? Tsunami merupakan salah satu macam bencana alam yang terjadi di Bumi. Dulu, tsunami terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia sebelum bencana dahsyat terjadi di ujung barat Indonesia, Aceh. Pada tanggal 24 Desember tahun 2004, Indonesia berduka cita. Bukan hanya Indonesia saja, namun seluruh dunia berduka cita atas terjadinya bencana alam maha dahsyat, yang mematikan ratusan ribu nyawa. Gempa bumi berkekuatan sekitar 9 skala richter baca alat pengukur gempa bumi menimbulkan gelombang tsunami di pantai Aceh. Gelombang tsunami yang terbentuk sangatlah tinggi hingga belasan meter dan sukses meluluh lantakkan aceh dan daerah di sekitarnya. Bahkan tidak hanya wilayah Aceh saja, namun juga beberapa negara tetangga. Sejak saat itulah masyarakat Indonesia semakin familiar dengan yang namanya tsunami. Bahkan kata tsunami terlalu akrab hinggap di telinga sehingga menyebabkan trauma dan kesedihan kesempatan kali ini kita akan membicarakan lebih lanjut mengenai bencana tsunami supaya kita mengenal lebih dalam tentang tsunami. Selain mengenal mengenai tsunami, kita juga bisa mempelajari mengenai tanda- tanda terjadinya tsunami dan apa saja langkah yang bisa kita TsunamiTsunami merupakan salah satu jenis bencana alam yang berkaitan dengan gelombang lautan. Gelombang lautan yang sangat besar dan menerjang daratan baca ekosistem darat ini disebut dengan tsunami. Tsunami berasal dari bahasa Jepang, Tsu yang berarti pelabuhan dan Nami yang berarti gelombang. Secara harfiah, tsunami mempunyai arti ombak besar di pelabuhan. Lebih ilmiah lagi, yang dimaksud tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal yang berlangsung dengan tiba- tiba. mengapa nama bencana ini adalah tsunami yang diambil dari bahasa Jepang? Mungkin karena negara Jepang merupakan negara yang sangat rawan dengan adanya gempa, sehingga terjadinya gelombang besar yang merupakan akibat dari gempa biasa tsunami merupakan jenis gelombang yang dapat bergerak ke segala arah hingga mencapai jarak ribuan kilometer. Daya kerusakan yang diakibatkan gelombang ini akan semakin kuat apabila berada di daratan yang dekat dengan pusat gangguan. Apabila di lautan baca macam-macam laut , tinggi gelombang tsunami ini tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 1 meter saja. Meski demikian, kecepatan yang dimiliki oleh gelombang ini bisa mencapai 500 hingga 1000 kilometer per jam, kecepatan ini menyamai dengan kecepatan pesawat jet. Saking cepatnya gelombang ini, kapal yang berada di lautan sampai tidak terasa akan kehadiran gelombang semakin mendekati ekosistem pantai, kecepatan gelombang ini semakin menurun, hanya sekitar 35 hingga 50 kilometer per jam. Namun, tingginya gelombang akan semakin naik, hingga mencapai 20 meter. Dengan ketinggian yang sedemikian ini, maka gelombang tsunami dapat masuk ke daratan hingga jarak puluhan kilometer. Inilah sekilas gambaran umum mengenai gelombang faktor Penyebab TsunamiTsunami merupakan sebuah bencana alam yang dahsyat. Tsunami adalah gambaran ombak yang sangat besar yang menerjang hingga ke wilayah daratan. Tidak bisa dipungkiri bahwa bagian daratan baca angin darat yang terkena sapuan ombak akan luluh lantak karena kekuatan yang dimiliki oleh ombak tersebut. Terjadinya tsunami ini biasanya tidak bencana alam tunggal. Maksudnya, biasanya tsunami tidak datang sendiri dengan tiba- tiba. Namun biasanya ada yang menghantarkan, sehingga terjadilah tsunami. Beberapa peristiwa alam menjadi penyebab terjadinya tsunami. Hal- hal yang menghantarkan terjadi tsunami antara lain adalah sebagai berikut1. Gempa Bumi bawah lautGempa bumi merupakan hal yang paling umum yang dapat menyebabkan terjadinya tsunami. Gempa bumi yang dimaksud tentu adalah gempa bumi bawah laut baca jenis gempa bumi. Gempa bumi bawah laut menimbulkan banyak getaran yang akan mendorong timbulnya gelombang tsunami. Gempa bumi bawah laut merupakan penyebab mayoritas terjadinya tsunamu di dunia. Hampir 90 persen kejadian tsunami di dunia ini disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi di bawah laut. Gempa bumi yang terjadi dibawah laut ini merupakan jenis gempa bumi tektonik yang timbul akibat adanya pertemuan atau tubrukan lempeng tektonik. Meski gempa bumi bawah laut merupakan penyebab utama terjadinya tsunami, namun tidak berarti bahwa semua gempa bumi bawah laut Sdapat menimbulkan tsunami. Gempa bumi bawah laut akan menimbulkan tsunami apabila memenuhi beberapa syarat antara lain adalah sebagai berikutPusat gempa terletak di kedalaman 0 hingga 30 kilometer dibawah permukaan air lautGempa bumi bawah laut yang berpotensi menimbulkan tsunami adalah apabila pusat gempa berada di kedalaman antara 0 hingga 30 meter dibawah permukaan air laut. Semakin dangkal pusat gempa, maka akan semakin besar kesempatan untuk terjadi tsunami. Dengan kata lain semakin dangkal pusat gempa bumi, maka peluang terjadinya tsunami juga semakin besar. Hal ini karena getaran yang dirasakan juga semakin besar dan semakin kuat, sehinnga peluang terjadinya tsunami pun juga semakin yang terjadi berskala di atas 6,5 skala richterKriterian yang selanjutnya adalah gempa bumi yang terjadi harus mempunyai kekuatan di atas 6,5 skala richter. Jadi misalnya ada gempa dangkal, namun gempanya kecil, hal itu kemungkinan tidak akan memberikan peluang terjadinya tsunami. Gempa yang terjadi dengan kekuatan minimal 6,5 skala richter dianggap sudah mampu untuk mempengaruhi gelombang air laut, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya tsunami. Pengalaman bencana yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 silam, gempa yang terjadi memiliki kekuatan sekitar 9 skala richter. Untuk mengetahui besar gempa digunakan alat pengukur getaran gempa sesar gempa adalah sesar naik turunKriteria lainnya yang juga mendukung terjadinya gelombang tsunami adalah mengenai jenis sesar. Persesaran gempa yang dapat menimbulkan gelombang tsunami adalah jenis persesaran naik turun. Adanya persesaran naik turun ini akan dapat menimbulkan gelombang baru yang mana jika bergerak ke daratan, maka bisa menghasilkan tsunami. Hal ini akan diperparah apabila terjadi patahan di dasar laut, sehingga akan menyebabkan air laut turun secara mendadak dan menjadi cikal bakal terjadinya itulah beberapa kriteria gempa yang dapat menimbulkan tsunami. Gempa bawah laut yang tidak sesuai dengan kriteria di atas maka peluang menimbulkan tsunami juga Letusan gunung berapi bawah lautPenyebab terjadinya tsunami yang selanjutnya adalah terjadinya letusan gunung api yang ada di bawah laut baca bahaya gunung di bawah laut. Lautan yang memenuhi dua per tiga dari permukaan bumi ini menyimpan banyak sekali rahasia. Kita tidak tau banyak mengenai rupa penampakan di bawah laut, bahwa sebenarnya tidak hanya daratan saja yang mempuyai gunung aktif, namun juga bawah laut mempunyai banyak gunung aktif. Beberapa gunung aktif yang ada di bawah laut bisa berpotensi meledak atau erupsi sewaktu- waktu baca ciri-ciri gunung api meletus. Akibat adanya letusan yang besar atau kuat dari gunung berapi bawah laut ini, maka menyebabkan terjadinya satu peristiwa akbar yang menggambarkan kejadian tsunami diakibatkan oleh letusan gunung berapi adalah di Indonesia, tepatnya di sebelah barat pulau Jawa. Gunung Krakatau namanya, meletus pada tahun 1883. Peristiwa ini menimbulkan gelombang tsunami yang dasyat sehingga menyapu bersih area di sekitar Selat Sunda. Selain peristiwa gunung Krakatau, di Indonesia juga terjadi letusan gunung Tambora pada tahun 1815 yang berada di Nusa Tenggara Timur hingga megakibatkan terjadinya kepulauan Maluku. Indonesia merupakan negara yang mempunyai banyak gunung api sehingga dijuluki Ring of Fire. Hal ini membuat Indonesia harus selalu waspada karena letusan gunung berapi bisa terjadi sewaktu- Terjadiya longsor bawah lautPenyebab gelombang tsunami selanjutnya adalah terjadinya longsor dibawah laut baca tanah longsor. Tsunami yang disebabkan karena adanya longsor di bawah laut dinamakan Tsunamic Submarine Landslide. Ternyata longsor tidak hanya terjadi di daratan saja. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bentuk permukaan bawah lait menyerupai daratan. apabila di daratan kita menemukan bukit dan jurang, maka di dalam lautan pun juga demikian baca palung laut, sehingga ada potensi terjadi longsir. Longsir bawah laut ini pada umunya disebabkan oleh adanya gempa bumi tektonik atau letusan gunung bawah laut. Getaran kuat yang ditimbulkan olehlongsir inilah yang bisa menyebabkan terjadinya tsunami. Selain gempa bumi tektonik dan letusan gunung berapi, tabrakan lempeng yang ada di bawah laut juga bisa menyebabkan terjadinya longsor. Pada tahun 2008 dilakukan penelitian di Samudera Hindia yang menyebutkan adanya palung laut yang membentang dari pulau Siberut hingga ke pesisir Pantai Bengkulu yang mana apabila palung tersebut longsor maka akan terjadi tsunami di pantai barat Adanya hantaman meteorPenyebab selanjutnya dari terjadinya tsunami adalah adanya hantaman meteor atau benda langit. Benda langit yang jatuh ini tentu saja benda langit yang berukuran besar. Meskipun jarang sekali terjadi, dan bahkan belum ada dokumentasi yang menyebutkan adanya tsunami akibat hantaman meteor, namun hal ini bisa saja terjadi. Seperti yang disimulasikan oleh komputer canggih, bahwa apabila ada meteor besar karena meteor kecil biasanya akan habisa terbakar di atmosfer bumi misalnya berdiameter lebih dari 1 kilometer saja, maka dapat menimbulkan bencana alam yang dasyat. Mega tsunami yang ditimbulkan memiliki ketinggian hingga ratusan meter. Kita bisa memprediksi apa yang akan terjadi selanjtnya. Kelaparan akibat pertanian yang rusak dan perubahan iklim, akan membunuh manusia di bumi secara massal. Selain karena ukuran dari meteor, hal lain yang berpengaruh adalah kecepatan atau laju meteor yang mencapai puluhan ribu kilometer per belum ada dokumentasi yang menyebutkan adanya tsunami akibat hantaman meteor, namun hal ini biBencana alam merupakan peristiwa sangat kejadiannya sungguh sangat tidak diharapkan dan tidak dirindukan. Bagaimana tidak, bencana alam hanya akan membawa dampak buruk, seperti kehilangan, kemiskinan, kelaparan, dan kesedihan. Apapun jenis bencana alam yang di bumi, maka tidak ada satupun dari mereka yang diharapkan kedatangannya olah manusia. seperti halnya bencana tsunami ini. seperti jenis bencana alam lainnya, bencana tsunami juga menimbulkan banyak sekali dampak atau kerugian. Beberapa dampak tsunami antara lain adalah sebagai berikut1. Terjadi kerusakan dimana- manaDampak terjadinya tsunami yang pertama adalah terjadinya kerusakan dimana- mana. Kerusakan yang dimaksud adalah kerusakan fisik baik bangunan dan non bangunan. Gelombang besar yang timbul karena tsunami ini dapat menyapu area daratan, baik daerah pantai baca manfaat pantai maupun daerah- daerah di sekitarnya. Kerusakan yang terjadi ini adalah di daerah yang terkena sapuan ombak. Gelombang ombak yang berkekuatan tinggi ini dalam sekejap bisa meluluh lantakkan bangunan, menyapu pasir atau tanah, merusak perkebunan dan persawahan masyarakat, merusak tambak dan ladang perikanan, dan lain sebagainya. Kerusakan yang terjadi ini akan menimbulkan banyak kerugian, terutama kerugian berupa Lahan pertanian dan perikanan rusakGelombang tsunami yang dasyat juga dapat menyebabkan lahan pertanian dan perikanan rusak. Gelombang tsunami dengan kekuatan yang besar mampu menyapu bersih apa saja yang ada di daratan. Jangankan tanaman yang ada di sawah, bahkan bangunan pun banyak sekali yang roboh. Selain itu ikan- ikan yang ditanam di kolam perikanan juga akan tersapu oleh air dari gelombang tsunami Menghambat kegiatan perekonomianKita sepakat bahwa semua bencana alam dapat mengacaukan kegiatan perekonomian di suatu wilayah. Hal ini juga termasuk bencana tsunami. Kerusakan dan kehilangan yang terjadi akibat gelombang tsunami akan melumpuhkan kegiatan perekonomian sampai beberapa waktu. Tidak hanya itu saja, namun kerugian yang disebabkan oleh tsunami mungkin akan menggantikan kegiatan produksi dan perdagangan dalam waktu Kerugian material Semua bencana alam dapat menimbulkan kerugian yang bersifat materiil, termasuk juga gelombang tsunami. Kerugian material diantaranya karena robohnya bangunan, rusak lahan pertanian dan perikanan, dan kehilangan harta Kerugian spiritualSelain kerugian yang bersifat material atau yang dapat diukur dengan uang, bencana tsunami juga dapat menimbulkan kerugian spiritual. Yang dimaksud dengan kerugian spiritual adalah kerugian yang tidak berupa harta benda, namun lebih ke jiwa. Bagaimana seorang anak kecil akan tabah setelah mengalami bencana alam yang besar, apalagi apabila ia kehilangan anggota keluarganya, maka hal itu akan menimbulkan trauma di jiwa anak kecil. Akibatnya anak tersebut harus menjalani beberapa terapi agar terbebas dari traumanya itu. Bahkan hal seperti ini hanya dialami oleh anak kecil saja, namun juga orang dewasa dan bahkan lanjut Menimbulkan bibit penyakitDampak selanjutnya dari bencana alam tsunami adalah timbulnya bibit penyakit. Ketika gelombang laut yang tinggi meluluh lantakkan daratan, maka yang akan kitemukan adalah benda- benda kotor, tanah yang berlumpur dan sebagainya. Lingkungan yang tidak bersih akan meimbulkan bayak sekali bibit penyakit. Apalagi jika ditambah dengan jasad- jasad makhluk hidup yang meninggal, maka lingkungan akan semakin tidak sehat. Disamping itu, apabila tinggal di pengungsian maka yang akan terjadi adalah timbulnya bibit penyakit karena kurangnya saranan dan pra itulah beberapa dampak terjadinya tsunami. Dampak- dampak yang telah disebutkan di atas merupakan dampak jangka pendek. Selain dampak jangka pendek, adalagi dampak jangka panjang yang akan kita rasakan, seperti kondisi perekonomian daerah tersebut yang tidak stabil, dan masih banyak tanda Terjadinya Bencana TsunamiSebelumnya telah disebutkan diatas bahwa bencana alam tsunami merupakan tipe bencana alam yang selalu dibarengi dengan tanda- tanda tertentu. maka dari itulah terjadinya tsunami ini bisa diprediksi kejadinnya. Ada beberapa tanda yang menandakan bahwa akan ada tsunami. Maka dari itulah masyarakat harus waspada dan segera mengambil tindakan yang tepat. Beberapa tanda akan terjadinya tsunami akan kita ketahui dalam artikel ini. berikut ini merupakan beberapa tanda atau Ciri-ciri Terjadinya gempa atau getaran yang berpusat dari bawah lautTerjadinya tsunami diawali oleh adanya gempa bumi atau semacam getaran yang asalnya dari bawah atau dari dalam lautan. Gempa yang terjadi ini tentu seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, yakni berpusat atau memiliki kedalam kurang dari 30 kilometer dan getarannya melebihi 6,5 scala Air laut tiba- tiba surutSetelah adanya gempa atau getaran, selanjutnya adalah surutnya air laut baca ekosistem air laut secara tiba- tiba. surutnya air laut secara tiba- tiba ini merupakan tanda- tanda yang paling jelas ketika akan terjadi tsunami. Semakin jauh surut air laut baca pasang surut air laut, maka kekuatan tsunami yang akan terjadi akan semakin besar. Dengan demikian ketika surut air ini terjadi maka langkah yang paling tepat adalah segera melakukan evakuasi supaya tidak banyak korban yang jatuh. Surutnya air laut ini sebenarnya karena disebabkan oleh permukaan laut turun secara mendadak sehingga terdapat kekosongan ruang dan menyebabkan air laut pantai tertarik. Dan ketika gelombang tsunami telah tercipta yang baru, maka air akan kembali ke pantai dengan wujud gelombang yang sangat Tanda- tanda alam yang tidak biasaSebelum terjadinya tsunami, juga terdapat beberapa tanda alam yang tidak biasa. Tanda- tanda alam yang tidak biasa ini seperti gerakan angin baca jenis angin yang tidak biasa, perilaku hewan yang aneh. Beberapa perilaku hewan yang aneh ini contohnya adalah aktifnya kelelawar di siang hari, kemudian banyak burung- burung terbang bergerombol padahal biasanya tidak pernah terlihat, dan juga beberapa perilaku binatang darat. Contoh di Thailand, sebelum terjadinya tsunami, gajah- gajat Thailang saling berlarian menuju ke bukit untuk menyelamatkan Terdengar suara gemuruhTanda akan etrjadinya tsunami yang selanjutnya adalah terdengarnya suara gemuruh. Ada pengalaman oleh masyarakat yang mengalami bencana tsunami tahun 2004 di Aceh, dimana beberapa saat sebelum tsunami terjadi mereka mendengar suara gemuruh yang sangat keras dari dalam laut, yakni seperti suara kereta pengangkut barang. Beberapa diantaranya juga mendengar suara ledakan dari dalam lautan. Hal ini cukup menjadi suatu pertanda yang kuat akan terjadinya bencana beberapa tanda terjadinya tsunami yang dapat kita lihat sebelum tsunami terjadi. Tanda- tanda di atas merupakan tanda- tanda alam. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, maka diciptakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mendetersi terjadinya tsunami. Dengan demikian kita dapat memperoleh informasi yang lebih Penyelamatan Diri dari TsunamiKetika menghadapi suatu bencana, ada beberapa sikap yang sebaiknya kita lakukan. Sikap tersebut haruslah tepat karena jika tidak maka akibatnya akan fatal. Terlebih apabila bencana alam yang terjadi merupakan bencana alam yang besar. Sikap yang tepat ini disebut juga dengan sikap penyelamatan diri. Setiap jenis bencana alam mempunyai sikap penyelamatan diri yang berbeda- beda. Hal ini karena resiko dan bahaya yang ditimbulkan juga berbeda- beda pula. Demikian dengan bencana tsunami. Ketika kita sudah melihat tanda- tanda akan terjadinya tsunami, maka langkah yang hasru segera kita ambil adalah melakukan upaya penyelamatan satu langkah yang bisa kita lakukan adalah berlari jauh meninggalkan bibir pantai baca manfaat pantai dan segera mencari tempat yang dirasa tinggi. dengan demikian kita memberikan kesempatan kepada diri kita untuk menyelamatkan diri dari gelombang tsunami.
Tampaknya kita masih gagap menghadapi bencana, melihat apa yang terjadi di Lombok, dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah beberapa bulan lalu. Pada 2018, masih seperti pada 2004. Sangat penting bagi kita semua untuk melakukan perubahan-perubahan yang dapat mentransformasi pemahaman kita tentang bencana alam dan akhirnya menyelamatkan banyak nyawa. Salah satu cara penting untuk melakukan ini adalah memberi tempat yang istimewa pengetahuan lokal tradisional dan untuk mengenang kejadian dahsyat tersebut. Minggu depan adalah peringatan ke-14 tsunami Aceh. Kerangka Kerja Internasional untuk Pengurangan Resiko Bencana PRB atau Kerangka Sendai untuk Pengurangan Resiko Bencana SFDRR 2015-2030 telah menekankan pentingnya menggunakan pengetahuan lokal. Untuk mengurangi risiko bencana, kita perlu menciptakan suatu dinamika sosial yang memperkuat pengetahuan lokal di setiap individu dan masyarakat secara keseluruhan. Kekuatan kearifan lokal Salah satu contoh pengetahuan lokal yang telah menyelamatkan nyawa berasal dari Pulau Simeulue, Aceh; yaitu kisah smong Pada 26 Desember 2004, seorang siswa bernama Almahdi sedang merokok di jembatan tinggi di atas sungai di Banda Aceh. Lahir di Simeulue, ketika gempa terjadi dan laut surut, dia tahu apa yang terjadi selanjutnya. Dia mulai berteriak “Smong! Smong! Lari! Lari!” Tapi semua orang di dekatnya memandangnya seolah-olah dia orang gila. Mereka tidak tahu arti smong dan tidak lari. Dalam waktu kurang dari satu jam kemudian, banyak dari mereka yang tewas dihantam ombak besar. Almahdi melihat tubuh mereka mengambang di sungai. Almahdi selamat, tapi dia tidak tahu bahwa semua rekan sekampungnya di Pulau Simeulue juga selamat. Laporan yang ia terima menyebutkan bahwa “Simeulue telah tenggelam” dan dia khawatir akan keadaan yang terburuk selama lebih dari seminggu. Pengetahuan Almahdi tentang smong berasal dari sebuah peristiwa yang pernah terjadi pada 4 Januari 1907. Gempa berkekuatan 7,6 mengguncang Pulau Simeulue dan beberapa saat kemudian tsunami dahsyat menghancurkan pantai Simeulue. Sejak hari itu, beberapa orang yang selamat bertekad untuk menghormati keluarga yang telah meninggal dan untuk menyelamatkan keturunan mereka jika terjadi peristiwa yang sama dengan menceritakan kisah smong kepada anak-anak dan cucu mereka. Hampir 100 tahun kemudian, pada 26 Desember 2004, semua penduduk orang di Simeulue diingatkan tentang smong oleh gempa berkekuatan 9,2. Mereka berlari ke bukit dan menyaksikan gelombang raksasa menghancurkan rumah-rumah mereka. Kearifan smong, dipertahankan selama 97 tahun, menyelamatkan hidup mereka. Menarik perhatian Dalam beberapa tahun terakhir kata smong telah menarik para peneliti internasional yang berusaha memperdalam pemahaman akan fenomena tersebut. Smong adalah pengetahuan lokal masyarakat Simeulue, dan sebelum 2004 tidak diketahui oleh orang luar. United Nations International Strategy for Disaster Reduction UNISDR memberikan penghargaan UN Sasakawa Award kepada orang-orang Simeulue pada 12 Oktober 2005. Penghargaan diberikan di Bangkok, Thailand, sebagai penghargaan atas upaya, dan untuk mendorong, mereka untuk berkontribusi pada sebuah budaya lokal untuk pencegahan bencana, dengan demikian mempromosikan tujuan dari strategi internasional untuk pengurangan bencana. Sekarang kebanggaan mereka terhadap kata smong telah menjadi kebanggaan masyarakat Aceh secara keseluruhan dan diadopsi dalam berbagai upaya beradaptasi dengan bencana gempa dan tsunami. Orang-orang Simeulue, sangat menghargai bantuan yang data dari berbagai kalangan atas rekonstruksi pascabencana 2004, ingin menumbuhkan kebanggaan “keampuhan” smong ke tingkat nasional. Mereka ingin memberikan smong sebagai hadiah untuk dimiliki oleh orang Indonesia secara keseluruhan. Mereka merasa bahwa kata smong harus menjadi bagian dari kosakata Indonesia, memberikan dasar untuk pemahaman baru tentang bencana tsunami. Pengaruh smong itu telah diuji dalam bencana gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004 dengan hasil yang mengesankan. Keberadaan kata dalam bahasa memberikan definisi untuk mengetahui sesuatu, atau know what yang terkait dengan pemahaman untuk memahami cara, atau know how. Pengetahuan ini telah menggerakkan masyarakat Simeulue untuk dapat mengambil tindakan cepat dan tepat ketika membaca tanda-tanda alam gempa bumi dan tsunami. Ada istilah lain untuk tsunami di seluruh kepulauan Indonesia. Di daratan Aceh ada istilah Ie-beuna yang dikenal di Banda Aceh dan Aceh Besar, sedangkan di Singkil mereka menamakan tsunami dengan sebutan Gloro. Seiring waktu, bagaimana pun, pengetahuan yang terkait dengan kata-kata ini telah memudar. Banyak nyawa melayang sebagai hasilnya. Smong berasal dari bahasa Devayan Simeulue dan mengacu pada kejadian dengan runutan gempa/laut surut/gelombang raksasa yang khas dari peristiwa tsunami di Indonesia. Istilah ini dibagi dalam lagu-lagu tradisional Simeulue, nandong Enggel mon sao curito Dengarlah cerita ini / Inang maso semonan Suatu hari pada masa lalu / Manoknop sao fano Desa kami tenggelam / Di ne alek linon Dimulai dengan gempa bumi / Fesang bakat nemali Kemudian diikuti oleh naiknya ombak / Manoknop sao hampong Tenggelam seluruh desa Tibo-tibo mawi Segera / Anga linon ne mali Jika gempa bumi kuat terjadi / Uwek suruik sahuli Diikuti oleh surutnya air laut / Maheya mihawali Cepat-cepatlah / Fano saya senga tenggi Berlari ke tempat yang lebih tinggi. Masyarakat Simeulue dengan cerdik menutup semua cerita dengan menempatkan kalimat berikut Eda Smong kahanne Itu yang kami sebut smong. Bentuk lagu yang sangat emosional ini dinyanyikan pada pertemuan sosial dan pernikahan. Penceritaan kisah yang sama secara teratur merupakan sistem yang sangat sederhana, tapi memiliki kekuatan untuk memindahkan orang dan menyelamatkan nyawa. Mengapa smong perlu dimasukkan ke dalam kosakata Indonesia dan sering dipakai? Meski Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI daring edisi kelima telah menambahkan kata “semong” sebagai padanan kata “tsunami”, mayoritas peneliti menggunakan kata “smong” - tanpa “e” - dalam artikel mereka seperti McAdoo dkk. 2006, Syafwina 2014, dan Sany 2007. Definisi kata “semong” dalam KBBI tersebut belum menggambarkan bahwa makna “smong” lebih dari sekadar tsunami dan mengandung pesan pengurangan risiko bencana. KBBI juga mencatat istilah Jepang “tsunami” untuk apa yang orang Simeuluean sebut smong. Kenyataannya, di Jepang, ada variasi dalam istilah yang digunakan untuk menggambarkan fenomena alam yang kita kenal sebagai tsunami seperti onami gelombang besar , shakainamisu naik gelombang mencapai tanah dll. Kata spesifik tsunami dalam bahasa Jepang berasal dari dua istilah “tsu”, yang berarti pelabuhan, dan “nami” yang artinya gelombang. Yaitu sebuah gelombang pelabuhan. Jika dilihat dari akar kata ini, seseorang memiliki pemahaman yang tidak lengkap tentang bahaya alam. Apakah gelombang ini hanya menyapu pelabuhan? Apakah saya aman di pantai? Ini tidak jelas. Meski demikian, “tsunami” sekarang digunakan secara internasional, menggantikan kata “gelombang pasang” pada sebagian besar bahasa pada 1980-an. Tentu saja, “gelombang pasang” adalah gambaran yang lebih buruk dari fenomena gelombang raksasa, yang tidak ada hubungannya dengan pasang. Ada beberapa alasan kuat untuk menjadikan smong bagian dari kosakata bahasa Indonesia dan perlu sering dipakai dalam bahasa formal maupun informal. Smong menggambarkan kompleksitas bahaya alam yang selalu terjadi di Indonesia. Dengan 46% pantai di Indonesia bisa terkena gelombang begitu besar, smong secara geografis relevan. Smong adalah simbol pengakuan internasional tentang peran pengetahuan lokal dalam mengurangi risiko bencana sebagaimana dinyatakan dalam SFDRR 2015-2030. Smong adalah satu kata yang diketahui telah menyelamatkan banyak nyawa. Smong telah diakui secara global dan merupakan sumber kebanggaan bagi Simeulue, Aceh, dan Indonesia. Smong mengingatkan kita tentang pentingnya dan kekuatan pengetahuan lokal. Smong terdengar seperti suatu kata bahasa Indonesia, cocok dan membuat pelafalan lokal menjadi mudah. Smong lahir dari rahim orang Indonesia sendiri, jadi harus diterima sebagai kekayaan nasional. Yang paling penting, smong memberikan basis suatu diskusi nasional baru tentang bahaya alam yang menghancurkan. Istilah smong adalah “cantolan” yang semua orang Indonesia agar dapat menggantungkan pemahaman baru tentang cara menyelamatkan diri, anak-anak, dan cucu-cucu mereka. Pengetahuan tentang smong memiliki potensi untuk secara substansial mengurangi, dan bahkan mungkin menghilangkan, korban dari gelombang laut raksasa. Memulai kata smong dalam kosakata bahasa Indonesia tidak berarti menghilangkan kata tsunami, yang sekarang menjadi kata internasional. Tapi penerimaan kita terhadap smong harus menjadi sumber kebanggaan dalam perlindungan kekayaan terbesar kita-rakyat kita. Orang-orang Simeulue telah menawarkan sebuah hadiah kepada Indonesia, kata smong; Almahdi masih berharap orang-orang di Banda Aceh mengerti dia berteriak smong pada hari yang mengerikan pada 2004. Dia dan semua orang Simeulue sekarang ingin semua orang Indonesia memiliki pengetahuan, identitas dan kebanggaan smong. Catatan Editor Penulis telah menambahkan satu paragraf tentang kata “semong” yang dimuat dalam KBBI edisi kelima.
Authors Endang Hilmi Universitas Jendral Soedirman Eko Hendarto Universitas Jendral Soedirman Riyanti Universitas Jendral Soedirman Asrul Sahri Universitas Jendral Soedirman Keywords Disaster, Abrasion, Tsunami, Cilacap Abstract Disaster as an event that can threaten and disrupt people’s lives can occur also in coastal areas, including Cilacap coastal. Cilacap Regency as the coastal Regency were affected by any stretch of the North Serayu and South Serayu. Both are separated by a stretch of Serayu Depression. The stretch is also traversed by Eurasian plate that collided with the Indo Australian plate. Cilacap Regency are an Estuary from several large rivers. This condition causes the Cilacap Regency at risk of various kinds of disasters. This scientific paper aims to build disaster vulnerability maps that could potentially occur in Cilacap. The research was built using the method of mapping the vulnerability of coastal erosion, tsunami and mapping the vulnerability of disaster riskreduction methods. Potential abrasion occurred in the District of South Cilacap, North Cilacap, Adipala, Binangun and Nusawungu, while the potential tsunami occurred in the District of Kesugihan, Adipala, Maos, Kroya, Binangun, Nusawungu, South Cilacap, Cilacap Cilacap North and Central. To reduce the risk of disaster, the Government make the evacuation routes, build a 66-396 meter wide greenbelt and build a seawall and revertment waterbreak.
dialog tentang bencana alam tsunami